Tantangan #NulisRandom2015

Sekitar 2 tahun lalu, saya mengikuti tantangan dari Blogdetik yang namanya “30 Hari Nonstop Ngeblog”, ya, memposting post baru di blog setiap harinya selama 30 hari nonstop. Waktu itu salah satu syaratnya adalah wajib memakai blogdetik dan toleransi tidak posting adalah 3 kali (hari). Cek di blogdetik saya.

30harinonstopngeblog

Waktu itu saya berhasil menyelesaikannya, ya walau sebenarnya adalah sertifikat tanda berhasil menyelesaikannya, tapi tidak sengaja saya hilangkan entah dimana. Diawal-awal (11 tulisan pertama), bisa dibilang masih “normal”, tapi setelah hari ke-21, tulisan saya makin bebas, tidak peduli lagi bagus atau tidak, yang penting nulis.

Kebetulan tadi pagi, saya lagi berseliweran di Facebook dan menemukan tantangan baru, namanya #NulisRandom2015 yang diselenggarakan oleh NulisBuku.com.

Syarat untuk kegiatan ini hanya 1 : TIDAK ADA SYARAT

nulisrandom2015

Jadi, mau nulis cerita bersambung, nulis cerpen baru setiap hari, nulis curhatan galau atau apapun TERSERAH. Satu paragraf pun masih dihitung menulis kan? Untungnya kemarin saya sempat menulis tentang OnePlus One Dimata Saya, jadi secara tidak sengaja, saya bisa ikut tantangan ini.

Cara ikutnya pun tidak harus punya blog segala, jika ingin menulis di wall facebook atau note facebook juga tidak masalah. Setelah menulis, jangan lupa membagikan link (bagi yang punya blog) atau memberi tag (untuk yang menulis di facebook), agar tulisanmu ada yang baca.

Intinya, menulis untuk membentuk kebiasaan. Mitos berkata bahwa 21 hari adalah waktu yang dibutuhkan untuk membentuk sebuah kebiasaan, ya, walau sebenarnya rata-rata waktu yang diperlukan adalah 21-66 hari, jika menurut penelitian. Tapi, itu tidak masalah, apalagi sebentar lagi kan libur sekolah, jadi, manfaatkan waktumu untuk menulis, menulis dan menulis.

Sedikit tips dari saya :

1. Menulislah untuk dirimu

Banyak dari kita menulis apa yang ingin orang lain baca, bukan apa yang ingin kita tulis. Terkadang, ada baiknya menulislah untuk dirimu, persetan dengan mereka yang mencibir. Ingat! Kamu boleh tidak peduli dengan mereka yang mencibir, tapi selalulah terbuka akan kritikan yang membangun. Oke?

2. Jangan malu-malu

“Tulisanku jelek”, “Aku gak bisa nulis”… Ah, gak usah malu-malu. Seperti poin pertama, ingatlah bahwa kamu tidak selalu harus menulis apa yang ingin orang lain baca. Terkadang, hal yang tampak sepele bagimu pun bisa jadi sangat berguna bagi orang lain.

3. Menulis tanpa syarat

Berpikir bahwa tulisanmu harus dibaca ratusan bahkan ribuan orang terkadang akan menjadi beban, menulislah tanpa persyaratan yang memberatkanmu dalam menulis. Keinginan agar ceritamu punya klimaks yang sesedih Titanic atau kisah seheroik Avengers juga pasti akan membebanimu, maka mengalir sajalah.

Kesimpulan

#NulisRandom2015 adalah tantangan yang menarik untuk diikuti, terutama bagi mereka yang punya minat untuk menjadi penulis. Menulis adalah kegiatan yang menyenangkan, membiarkan dirimu terabadikan melalui tulisan-tulisan. Seperti tagline blog ini, “Verba volant, scripta manent”, yang artinya, “Apa yang diucapkan akan menghilang, namun apa yang tertulis akan abadi.”

Apakah tantangan ini mungkin? Sangat mungkin, buktinya banyak sekali yang ikut serta dan berhasil dalam tantangan “30 Hari Nonstop Ngeblog” pada 2013 lalu. Pastinya, kali ini lebih banyak yang akan berhasil.