Lagi Seneng Main Far Cry 3

Far Cry 3 mungkin bisa disebut sebagai game ‘lama’ karena sebentar lagi penerusnya, yaitu Far Cry 4 akan segera dirilis. Jadi, saya termasuk gamer yang telat dalam bermain game ini.

Tapi, tidak apa-apa. Toh, Grand Theft Auto : San Andreas dan Harvest Moon : Back to Nature , sampai hari ini pun masih banyak penyukanya bukan?

Ada beberapa alasan kenapa saya suka bermain Far Cry 3

far cry 3

1. Pemandangannya Indah Brooo

Tidak banyak game dengan genre FPS yang menyajikan ‘game world’ yang seindah Far Cry 3. Bahkan kebanyakan FPS justru kurang memperhatikan aspek yang satu ini.

Apalagi Far Cry 3 bersifat “Open World”, jadi kita bisa menjelajahi keindahan alamnya sambil bermain.

2. Berburu di Pulau Tropis

Saya sendiri bukan penyuka game berburu, tapi Far Cry 3 memberikan pengalaman berburu yang seru. Bahkan, beberapa quest mengharuskan berburu menggunakan busur dan panah.

Terasa sulit dan ‘kuno’, tapi justru disinilah bagian yang seru.

3. Binatang yang Galak

Beberapa hewan buas seperti harimau, komodo, buaya bahkan burung kasuari siap menyerang jika kita menganggu daerah kekuasaannya atau terlalu dekat dengannya.

Saya pernah bermain dan terbunuh oleh seekor burung kasuari yang marah-marah tanpa sebab. Mungkin dia PMS

4. Banyak Tempat Rahasia

Tempat-tempat rahasia dalam game ini ada banyak, mulai dari diatas bukit sampai di dalam laut bahkan beberapa sangat tersembunyi.

Menemukan tempat-tempat ini kemudian mendapatkan harta di dalamnya menjadi ajang ‘berburu harta karun’ yang sangat menyenangkan.

5. Boss Battle yang MUDAH

Mungkin kurang tepat menyebutnya sebagai “boss battle” tapi saya tidak menemukan ungkapan lain yang pas. Maksud Boss Battle adalah waktu dimana kita melawan satu orang lawan (karakter) saja.

Ini terasa sangat mudah dibanding game lainnya yang pernah saya mainkan.

6. Beberapa kali terdengar “Bahasa Indonesia”

Setting dari game ini adalah sebuah pulau/kepulauan di negara tetangga kita, Papua New Guinea, yaitu Pulau Rook (Rook Island). Entah bagaimana, kadang terdengar dialog berbahasa Indonesia/Melayu.

Ditambah lagi, orang-orang di pulau ini disebut sebagai “Rakyat”.

7. Musuh bukan cuma Manusia

Saat menyerang atau menyerbu outpost musuh, lawan bukan hanya para perompak, tapi juga anjing-anjing penjaga yang udah kecil, susah ditembak, galak lagi.

Selain itu, saat di outpost biasanya ada hewan buas yang dikandangkan. Ini bisa membantu kita mengalahkan sebagian kecil musuh, tapi kalau nasib jelek, malah kita yang bisa diserang oleh hewan buas ini.Segitu dulu deh, kalau suatu saat ada yang perlu ditambahin, pasti ditambah.

Related Incoming Search Term:

Jangan Sampai Salah Memilih AC! Berikut Ini Pilihannya.
Bumbu Masak Nasi Goreng dari Royco Agar Lebih Enak
Bakat Anda, Modal Anda Membuat Usaha Sampingan
How to Become a Guest Speaker at Branded Events
Tips Memilih Asuransi yang Tepat Bagi yang Masih Single
Kenapa Harus Beli Tas Sekolah Asli Buatan Pengrajin Indonesia
Inovasi digital banking
Inovasi Digital Banking Untuk Kemudahan Hidup
Pengertian Dan Jenis Furniture Office
Kesan Bermain Radical Heights
Review ROCK Zircon
Bicara tentang Nasib Vainglory
Kesan Bermain Slay The Spire
VG Lore : Petal
VG Lore : Flicker
VG Lore : The Rise of the Star Queen
VG Lore : Baron