Kesan Bermain Radical Heights

Jika 2017 lalu adalah tahun dimana genre MOBA menjadi ‘sapi perah’ bagi industri video game, di tahun 2018 sepertinya genre Battle Royale-lah yang akan menjadi fokus utama para developer. Dua nama besar di genre ini adalah PUBG dan Fortnite, tapi bukan berarti keduanya tidak akan mendapat saingan baru.

Radical Heights adalah game bergenre Battle Royale yang memasuki masa Steam Early Access pada April 2018. Untuk saat ini, kondisi game ini tidak jauh berbeda dengan PUBG ketika masih berada di Early Access; animasi masih sangat kaku, glitch dalam permainan, grafis yang belum dioptimalisasi, fall damage yang belum diimplementasikan dan sebagainya.

Menurut saya pribadi, jika dibawa ke arah yang tepat, Radical Heights bisa meraih kesuksesan, walaupun kesuksesan itu bukan berarti mengalahkan PUBG dan Fortnite. Kenapa?

Kasus Serupa di Genre Class-Based Team-Shooter

Overwatch dirilis pada 2016 lalu dengan harga $60 dan hanya tersedia di Battle.net untuk PC, PS4 dan Xbox One. Sampai hari ini, Overwatch masih cukup populer, masih terus mendapat tambahan konten dan memiliki liga profesionalnya sendiri. Tapi, Overwatch bukannya tanpa pesaing. Sebelum Overwatch, sudah ada Team Fortress 2 yang walaupun sudah sangat tua, tapi masih memiliki basis pemain. Dan, ada nama Paladins yang dirilis tidak lama setelah perilisan Overwatch.

Apakah Paladins bisa memenangkan persaingan dengan Overwatch? Tidak! Tapi, Paladins tetap berhasil mendapatkan basis pemain setianya dengan menjadi alternatif terbaik bagi Overwatch.

  • Paladins tersedia di Steam, salah satu platform distribusi game paling populer.
  • Paladins bisa diunduh dan dimainkan secara gratis di PC, Xbox, PS bahkan macOS
  • Paladins memiliki banyak kemiripan dengan Overwatch namun tetap memiliki hal-hal yang membedakannya.

Paladins mungkin tidak akan pernah memenangkan persaingan dengan Overwatch. Tapi, sejak awal, tujuan Hi-Rez sepertinya memang bukan melawan game buatan Blizzard, tapi cukup dengan menjadi alternatif terbaik yang tersedia di pasaran dan  ikut mendapat keuntungan dari genre yang sedang populer.

Hal yang sama bisa saja terjadi pada Radical Heights. Game ini punya banyak sekali kemiripan dengan PUBG khususnya, tapi jika diteliti lebih jauh, apalagi tentang penggunaan warna dan gameplay, Radical Heights juga memiliki banyak kemiripan dengan Fortnite. Jadi, tidak heran jika game ini menjadi alternatif bagi mereka yang bermain PUBG dan/atau Fortnite.

Konsep yang Pernah Terbukti Sukses

Jika PUBG, Fortnite dan H1Z1 fokus pada tema post-apocalyptic, Radical Heights mengambil mendekatan berbeda yaitu dalam format sebuah game show bernuansa retro ala 1980-an.  Battle Royale dengan tema game show seperti ini bukan sesuatu yang unik, sebelum kepopuleran PUBG, game bernama The Culling pernah muncul sebagai game battle royale dengan tema real-life game show.

The Culling sendiri saat ini sudah berhenti mendapatkan update namun servernya masih tetap dibiarkan online hingga ‘waktu yang tidak ditentukan’. Pada pertengahan Desember 2016, jumlah pemain harian The Culling hanya tersisa 15 orang untuk sebuah game yang membutuhkan 16 orang untuk bermain.

Sebelum sang developer memutuskan untuk meninggalkan The Culling dan memulai project game baru, game ini sebenarnya cukup sukses selama masa Early Access bahkan termasuk salah satu game pertama yang mempopulerkan Battle Royale. Format The Culling yang tidak terlalu serius namun tetap bisa ‘mencekam’ terbukti pernah sukses, dan Radical Heights mungkin akan mendapat kesuksesan yang sama dengan pendekatan ini.

Bermain Hanya Jika Sadar Risikonya

Untuk saat ini, Radical Heights belum enak untuk dimainkan. Game ini memang sudah playable, namun seperti game-game lain di masa Early Access, game ini masih memiliki banyak glitch, animasi yang kaku, gameplay belum maksimal dan grafis yang belum dioptimalisasi.

Jika memutuskan untuk bermain game ini, sadarilah bahwa bertemu dengan glitch yang bahkan bisa merusak pengalaman bermain adalah sesuatu yang masih wajar. Kalah karena bug bukan sesuatu yang aneh dalam game berstatus Early Access.

Dan… Paling penting, jika memang belum yakin dengan arah yang akan dituju oleh Radical Heights, maka jangan dulu membeli Founder’s Pack. Tapi, jika yakin dengan Radical Heights dan ingin game ini lebih cepat berkembang, maka tidak ada salahnya memberikan dukungan dengan jalan membeli Founder’s Pack.