Kenapa Harus Beli Tas Sekolah Asli Buatan Pengrajin Indonesia

Tas sekolah merupakan salah satu barang yang banyak dibutuhkan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Terutama, bagi mereka yang masih mengenyam masa pendidikan. Besarnya kebutuhan tersebut ‘seharusnya’ bisa menjadi peluang besar bagi para pengrajin tas sekolah di Indonesia. Namun melihat fakta di lapangan, peluang besar ini masih belum berhasil dikelola secara maksimal.

Masalah paling sering ditemui pengrajin Tas Sekolah

Gaya hidup membeli barang demi pencitraan kini kian mengakar di masyarakat kita. Mulai dari kalangan atas, kalangan menengah, hingga kalangan bawah yang ikut-ikutan dan ingin seperti kalangan atas. Akhirnya, karena kaum kalangan bawah ini tak mampu membeli produk branded dengan harga selangit tersebut, mereka memutar haluan dengan membeli produk imitasi atau KW.

Pasar barang imitasi di Indonesia berkembang lebih pesat, dan lebih cepat lagi setiap hitungan detik, termasuk tas sekolah di dalamnya. Setelah ditelisik lebih dalam, ternyata ledakan pasar barang imitasi ini memiliki beberapa faktor pendorong yang juga tak kalah kuat. Diantaranya:

  • Produsen, pemasar, serta konsumen nyaris tidak pernah dipermasalahkan oleh hukum. Bahkan mungkin memang tidak ada hukum yang menjerat secara serius terkait permasalahan ini di Indonesia.
  • Harganya, sangat terjangkau. Bisa dibilang faktor harga ini merupakan alasan paling kuat di antara faktor lain. Secara, kita bisa hangout dengan pedenya mengenakan barang branded, tanpa perlu modal banyak.
  • Barang imitasi juga punya tingkatan masing-masing, bahkan ada yang hampir mendekati barang aslinya. Adanya tingkatan ini, membuktikan bahwa industri barang imitasi digarap dengan serius. Jadi tak perlu kaget, bila masyarakat kalangan atas pun kadang ikut memutar haluan untuk memilih barang imitasi.

Bila kita benar-benar ingin sadar, sebaik atau setinggi apapun tingkatan produk imitasi, tak akan pernah menyamai kualitas produk original. Terlebih bila produk yang dibandingkan adalah produk pasti digunakan setiap hari seperti tas sekolah. Daya tahan serta kenyamanan penggunaan pasti berada di level berbeda dengan tas imitasi.

Kisah pengrajin kreatif dengan hasil inovatif

Sejatinya, produk hasil kerajinan pengrajin Indonesia, tidak kalah bila dibandingan produk luar negeri. Bahkan dari unsur keunikan, produk kita bisa jauh lebih unik. Seperti produk tas unik dari Mama Ana Collections.

Slavina, atau yang lebih akrab dipanggil Mama Ana, memulai bisnis kerajinan tas sejak tahun 2017 lalu. Bila produsen lain berlomba-lomba membuat tas dari kulit atau bahan sejenisnya, Mama Ana malah membuat tas dari kerajinan pandan. Ya, pandan yang biasa dijadikan penyedap kolak itu bisa jadi sebuah tas. Tak hanya berhenti disitu, Mama Ana juga menambahkan teknik decoupage sebagai hiasan tambahan pada setiap produk. Mama Ana menggunakan tisu makan cantik yang biasa digunakan untuk kerajinan decoupage agar hasilnya lebih berkualitas. Tak tanggung-tanggung, ia sampai membeli bahan dari luar negeri agar lebih banyak variasi.

Alhasil, Mama Ana Collections pun banyak mendapatkan undangan dari bazar-bazar kerajinan tangan untuk memamerkan produknya. Kreatifitas dari Mama Ana terbukti dapat menarik perhatian turis-turis mancanegara ketika melihat kerajinan tersebut. Hal ini juga sejalan dengan fakta bahwa kerajinan tangan Indonesia begitu diminati di luar sana.

Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan, nilai ekspor, khususnya dari produk kerajinan Tanah Air, sudah mencapai 660 juta dollar AS pada 2011. Nilai tersebut naik 7 persen dibandingkan pada 2010 sebesar 615 juta dollar AS. Sementara nilai ekspor pada 2012 sudah mendekati sebesar 700 juta dollar AS dengan tujuan ekspor utama, antara lain Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Jerman, hingga Australia.

Upaya nyata untuk memperbaiki kesejahteraan pengrajin Tas Sekolah di Indonesia

Di antara sekian banyak masyarakat yang masih tergila-gila dengan tas sekolah imitasi, untungnya tak sedikit pula masyarakat yang sadar untuk lebih memilih produk original, terutama lokal. Beberapa dari mereka bahkan berkumpul untuk bersama-sama memajukan produk kerajinan lokal Indonesia.

Salah satu upaya yang dilakukan ialah dengan membuat wadah atau tempat untuk memasarkan hasil kerajinan tersebut secara online. Beberapa situs online khusus produk kerajinan ini antara lain ialah Ku Ka, WebeMall, Craftline, Kadokadi, dan Qlapa.

Di sana, kamu akan menemukan berbagai macam produk mulai dari pakaian, perabotan rumah, hiasan dinding, serta berbagai macam aksesoris lain. Tak terkecuali pula tas sekolah. Kualitas serta model tas juga sangat unik dan keren lho. Sudah pasti 100% original pula. Seperti tas ransel Janvier Series dari Firefly Bag yang bisa kamu temukan di Qlapa.

Ransel dari Firefly terbuat dari paduan bahan Canvas terbaik berwarna green army, faux leather, serta suede berwana cream. Ransel ini memiliki ukuran 42 x 29 x 15 cm dengan material anti air pada bagian dalam. Tas ini memiliki 1 kompartemen utama yang dapat menampung laptop ukuran 14”, 2 kantong di dalam, 2 kantong di depan, serta slot untuk menyimpan pensil dan handphone. Jadi, sangat cocok bila hendak dijadikan sebagai tas sekolah.