Happy Time

‘Gilanya’ Final Vainglory World Championship

Super Evil Mega Corp, developer dari Vainglory untuk pertama kalinya mengadakan sebuah turnamen resmi berskala internasional yang mendatangkan tim-tim yang sudah melalui babak kualifikasi dari dari seluruh region server, mulai dari server Amerika Serikat hingga Asia Tenggara.

Bertajuk Vainglory World Championship, turnamen ini berlangsung di Hollywood, tepatnya di TCL Chinese Theater. Keseluruhan turnamen sebenarnya berlangsung seru, tapi khusus pada tulisan ini, saya mau membahas tentang pertandingan final yang menurut saya sangat ‘gila’ dalam artian sangat seru.

Pertandingan final ini seperti sudah bisa diprediksi oleh banyak orang, mempertemukan tim terbaik Korea Selatan, Phoenix Armada (sebelumnya Invincible Armada) melawan salah satu tim terbaik dari Amerika Utara, Team Solo Mid.

Perjalanan Phoenix Armada

Phoenix Armada melalui babak grup tanpa pernah kalah sekalipun, mengalahkan Team Secret wakil dari Eropa dan DetonatioN Gaming dari Jepang. Diperempat final, Phoenix Armada juga tidak terkalahkan dengan menang mudah melawan salah satu tim terbaik Tiongkok, Team Hunters.

Pada babak semifinal, GankStars Sirius adalah tim pertama yang memaksa Phoenix Armada untuk bermain di babak ketiga. Tapi, Sirius akhirnya harus mengakui keunggulan Armada di babak ini dan mereka pun menjadi tim pertama yang menjejakkan kakinya di babak final.

Perjalanan Team Solo Mid

Di sisi lain, perjalanan Team Solo Mid tidak begitu mulus. Di fase grup, mereka harus berbagi angka saat melawan HACK dari Korea Selatan, namun berhasil mendapat poin sempurna saat melawan wakil Amerika Utara lainnya, GankStars Cerberus. Di babak perempat final, TSM berhasil menyingkirkan Infamous Legion dari Asia Tenggara melalui pertandingan yang cukup seru.

Di babak semifinal, TSM mengalami pertandingan yang berat melawan Hammers Velocity dimana Velocity kembali ke formasi awalnya saat memenangkan Spring Live Championship beberapa bulan lalu. Melalui pertandingan yang panjang, TSM akhirnya bisa memenangkan semifinal dengan skor 3-2 atas Velocity.

Final Vainglory World Championship

Final yang sudah diprediksi sejak awal, itulah yang terjadi ketika Armada dan TSM bertemu. Dua pertandingan awal dimenangkan oleh Phoenix Armada dengan permainan yang sangat luar biasa, terutama dari Roamer mereka, Willy. Namun, pertandingan ketiga berhasil direbut oleh TSM dengan strategi drafting yang hebat dari kapten mereka, FlashX. TSM berhasil menjauhkan Lance dan Koshka dari Armada, dua hero yang menjadi andalan mereka di dua pertandingan awal.

Sayangnya, momentum yang berhasil dibangun oleh TSM harus kandas di pertandingan keempat dan membuat Armada tinggal satu kemenangan lagi sebelum menjadi juara dunia pertama. Pertandingan semakin seru di babak kelima saat TSM memilih untuk memakai Petal untuk melawan Taka di kubu Armada. Strategi tersebut ternyata berhasil dan memaksa Armada untuk bermain ke game keenam dari Best of 7.

Pertandingan keenam kembali memunculkan kejutan, dimana Ozo muncul untuk pertama kalinya sepanjang kejuaraan. Banyak yang memprediksi bahwa strategi TSM ini juga akan berhasil. Sayangnya, permainan luar biasa dari Willy yang memakai Adagio menyebabkan pertandingan harus berakhir sebelum 9 menit dan akhirnya membuat Phoenix Armada menjadi juara pertama Vainglory World Championship.

Sebuah pertandingan yang seru dan benar-benar ‘gila’.

Related Incoming Search Term:

Ingin Memiliki Mobil Sebelum Usia 30 Tahun? Tentu Saja Bisa!
Cara Terbaik Merekam Game di Android
Apple Pie Smoothie Bowl
Aneka Kue Tradisional Indonesia yang Bisa Dibuat Tanpa Oven
4 Minuman Teh Unik dari Seluruh Dunia
Kenapa Sulit Menolak Minuman Bersoda?
SAO II Sinon
SAO Wallpaper Kini Tersedia di CNET
Info Lomba Terbaru 1.0
Info Lomba Terbaru 1.0 Apk
Kesan Bermain Tyranny
Review HP Gaming Headset H300
Beyond Skyrim, Satu Lagi Bukti Skyrim Belum Mati
Mobile Legends vs Vainglory vs Arena of Valor
VG Lore : Petal
VG Lore : Flicker
VG Lore : The Rise of the Star Queen
VG Lore : Baron