How to

Cara Mengobati Flu dengan Cepat

Flu adalah salah satu penyakit yang sangat umum di masyarakat, biasanya lebih sering menyerang pada pergantian musim atau pada saat ketahanan tubuh seseorang sedang lemah. Umumnya, penyakit ini disebabkan oleh virus influenza, dimana penyakit ini mendapatkan namanya. Penyebarannya melalui cairan hidung dari orang yang sudah terinfeksi dan bisa menyebar dalam berbagai media seperti pegangan pintu atau tangan penderita.

Umumnya, infeksi virus ini bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu sekitar seminggu dengan cara meningkatkan daya tahan tubuh, beristirahat yang cukup dan makan makanan bergizi. Tapi, gejala yang ditimbulkan oleh virus inilah yang biasanya menganggu keseharian sehingga banyak orang ingin mencari cara mengobati flu dengan cepat sehingga bisa beraktivitas secara normal kembali.

Banyak orang sering menyamakan flu dan pilek karena gejalanya yang mirip, walau sebenarnya kedua memiliki beberapa perbedaan. Pertama, flu dan pilek disebabkan oleh virus yang berbeda. Kedua, masa inkubasi flu juga biasanya lebih singkat dan ketiga, gejala yang ditimbulkan jauh lebih parah. Gejalanya antara lain demam, sakit kepala, batuk, pegal-pegal, nafsu makan menurun, dan sakit tenggorokan.

Untuk mengobati flu, ada dua cara yang dilakukan yaitu dengan membiarkannya sembuh dengan sendirinya atau dengan menggunakan obat.

Cara Mengobati Flu Tanpa Obat

  1. Seperti sudah dituliskan diawal bahwa flu sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya tanpa menggunakan obat. Bagi kamu yang ingin memilih cara ini dan menjadikan waktu ini sebagai waktu untuk sedikit beristirahat dari rutinitas, berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meredakan gejala flu.
  2. Tingkatkan asupan cairan. Asupan cairan ini bisa berupa air, teh hangat atau sari buah. Hal ini berguna untuk mengurangi rasa kering ditenggorokan, mengencerkan dahak, membantu menurunkan demam dan membantu proses metabolisme tubuh tetap berjalan dengan baik.
  3. Istirahat yang cukup. Beristirahat dalam kondisi yang nyaman dan hangat.
  4. Makan makanan bergizi. Asupan makanan dengan kalori yang cukup dan protein yang tinggi akan membantu menambah daya tahan tubuh melawan flu. Makanan tambahan seperti buah-buahan segar juga sangat dianjurkan.
  5. Mandi dengan air hangat, diikuti dengan berkumur dengan air garam. Berkumur dengan larutan garam akan menghilangkan lendir tebal dan alergen yang menyebabkan iritasi dan rasa kurang nyaman di tenggorokan.

Cara Mengobati Flu dengan Obat

Untuk kamu yang ingin sembuh dengan sedikit lebih cepat atau sudah menggunakan cara tanpa obat tapi flu tidak sembuh juga, bisa mencoba menggunakan obat. Obat untuk meredakan gejala flu umumnya dijual secara bebas dan tidak memerlukan resep dokter.

Obat flu yang dijual bebas biasnaya merupakan analgetik/antipiretik tunggal atau kombinasinya dengan beberapa zat aktif lain. Berikut ini sedikit penjelasannya :

  • Analgesik/antipiretik. Golongan ini digunakan untuk menurunkan demam dan biasanya punya efek sebagai pereda rasa nyeri. Termasuk dalam golongan ini adalah parasetamol, ibuprofen dan asetosal.
  • Dekongestan. Golongan ini berguna untuk mengurangi hidung tersumbat. Termasuk dalam golongan ini adalah fenil propanol amin, fenilefrin, psudoefedrin dan efedrin.
  • Antihistamin. Golongan antihistamin adalah obat yang digunakan untuk mengobati batuk atau pilek akibat alergi. Obat yang termasuk dalam golongan ini, yang bisa didapat tanpa resep dokter seperti¬†klorfeniramin maleat/klorfenon (CTM), prometazin, tripolidin, dan difenhidramin.
  • Antitusif. Secara sederhananya, obat ini bekerja untuk mengatasi batuk dan menyebabkan kantuk. Termasuk dalam golongan ini adalah¬†dekstrometorfan HBr, noskapin, dan difenhidramin HCl.
  • Ekspektoran. Golongan ekspektoran juga merupakan obat untuk mengatasi batuk dan menghilangkan dahak. Zat yang termasuk dalam ekspektoran antara lain adalah¬†gliseril guaiakolat, amonium klorida, bromheksin, succus liquiritiae.

Untuk mengobatan flu menggunakan obat, ada beberapa hal yang WAJIB diperhatikan seperti :

  • Zat-zat yang terdapat pada obat tersebut, terutama bagi mereka yang menderita alergi pada obat tertentu.
  • Aturan pakai, mengkonsumsi obat tidak sesuai aturan pakai bisa berefek buruk.
  • Memperhatikan efek samping yang dapat ditimbulkan.
  • Tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi antibiotik, karena antibiotik diperuntukan untuk penyakit yang disebabkan oleh bakteri, sementara flu disebabkan oleh virus.

Jika flu tidak juga mereda setelah melakukan hal-hal diatas, sangat disarankan untuk menghubungi dokter.

Resep Membuat Kue Putri Salju
Cara Mengobati Flu dengan Cepat
Ingin Memiliki Mobil Sebelum Usia 30 Tahun? Tentu Saja Bisa!
Cara Terbaik Merekam Game di Android
Hati-Hati! 4 Penyakit Ini Ternyata Berbahaya Bagi Pengemudi Mobil
Selain Ilija Spasojevic, Ini 4 Pemain Sepakbola yang Tinggal Menuggu Jadi WNI
5 Momen Pertama yang Jangan Sampai Dilewatkan Sebagai Orangtua
Inilah Komponen pada Kulkas dan Fungsi Tiap Bagiannya
Loadout : Kenangan dan Kesalahan Sebuah Game Free-to-Play
Review LIT High Performance In-ear Earphone dari SOUL
Kesan Bermain Tyranny
Review HP Gaming Headset H300
VG Lore : Petal
VG Lore : Flicker
VG Lore : The Rise of the Star Queen
VG Lore : Baron