Battle Royale di Android

Battle Royale menjadi genre video game yang sangat populer, setidaknya dalam dua tahun terakhir. Kepopuleran genre ini tidak terlepas dari suksesnya PUBG selama masa early access hingga resmi dirilis untuk PC dan Xbox One (saat artikel ini ditulis). Tapi, jika melihat ke belakang, genre ini mulai dikenal dan populer setelah kesuksesannya sebagai mod untuk Arma dan H1Z1. Beberapa game juga sempat berusaha menjadikan mode ini sebagai daya tarik utama, sebut saja The Culling dan Fortnite Battle Royale, tapi tentu yang paling sukses hingga kini adalah PUBG.

Sama seperti genre MOBA yang awalnya populer di PC kemudian ikut merebak hingga ke perangkat mobile. Battle Royale tidak perlu waktu lama untuk menyebar ke platform mobile. Pada artikel kali ini, saya akan membahas tentang game-game Battle Royale yang ada di perangkat mobile, khususnya Android.

Rules of Survival

Game ini saya tempatkan di urutan paling atas, bukan karena dia merupakan yang terbaik, tapi karena apa yang ditawarkannya bagi saya cukup menarik. Rules of Survival dikembangkan oleh NetEase Games yang punya studio di Amerika Utara dan kantor pusat di Tiongkok. Melihat sekilas, sistem di dalamnya mulai dari interface, desain lobby hingga sistem gameplay merupakan kloning dari PUBG.

Hal menarik dari Rules of Survival, bukannya memberikan pengalaman 100 player dalam satu map, game ini justru mampu menampung hingga 120 player dalam satu map yang sama. Dan dibandingkan dengan game lain dalam daftar ini, Rules of Survival merupakan yang paling tactical, dalam artian lebih ribet karena mekanisme gameplaynya sangat mirip dengan battle royale di PC dan terasa lebih realistik. Setiap match making pun terasa sangat cepat, mungkin karena banyaknya orang yang bermain.

Game ini menyediakan mode solo, duo dan squad. Secara performa, saya beberapa kali mengalami fps drop secara random saat bermain. Saya kurang tau apakah ini masalah dari sisi server atau dari sisi perangkat yang saya gunakan. Tapi, satu hal yang menarik tentang game ini adalah adanya kendaraan berupa mobil yang terasa sangat out of place, seperti menaruh city car di sebuah pulau terpencil sepertinya bukan pilihan desain yang baik.

Download Rules of Survival for Android

Last Battleground : Survival

Game satu ini menggunakan engine Unity dan dipublikasikan oleh Elex. Last Battleground sangat terkesan ini menumpang ketenaran dari PUBG, bisa dilihat dari nuansa desain logonya yang sangat mirip. Sedikit berbeda dengan PUBG, game ini hanya menampung 40 pemain dalam satu map, sebuah map yang saya pribadi terasa terlalu luas sehingga pace permainan terasa lebih lambat.

Satu hal yang membuat saya terkesan adalah performa game ini terbilang bagus, saya jarang mendapatkan fps dibawah 30. Hal ini mungkin selain karena partikel dan tekstur yang diloading cenderung sedikit atau berukuran kecil, lokasi servernya juga kemungkinan ada di Asia. Sayangnya, performa yang baik ini harus ditebus dengan kualitas tekstur yang sangat rendah dan efek suara yang terdengar kurang realistis atau tidak sinkron.

Hal lain yang sepertinya perlu diperbaiki adalah probabilitas jumlah senjata yang menurut saya terlalu banyak hingga banyak senjata yang terbuang sia-sia atau tidak terpungut dalam setiap match. Di satu sisi, game ini memberikan feel yang sama dengan PUBG saat game tersebut masih berada di tahap awal early access; kurang optimasi, glitch dan bug dimana mana, tekstur yang belum maksimal dan sebagainya, sayangnaya, saya meragukan kemampuan developer dan publisher dari game ini untuk membawanya ke arah yang lebih baik di masa mendatang.

Download Last Battleground: Survival for Android

Last X: One Battleground One Survivor

Pertama-tama, bagi kalian yang belum mendownload game ini, saya ingin katakan bahwa game ini HANYA memiliki konsep dasar yang sama dengan PUBG. Memiliki server di SEA, NA dan EU menjadikan game ini sebenarnya sangat nyaman dimainkan oleh pemain lokal di Indonesia.

Satu map diisi oleh 24 pemain, mapnya pun berukuran 9 kotak dimana untuk berpindah dari satu kotak ke kotak map yang lain ada sedikit transisi. Berbeda dengan battle royale di PC yang umumnya third person atau first person, saya lebih suka menyebut Last X sebagai top-down shooter, sistem fog of war nya pun mengingatkan saya dengan real-time strategy shooter seperti XCOM.

Fitur auto-aim pada game ini membuatnya bukan hanya memerlukan skill tapi juga strategi. Setiap match berlangsung cukup cepat dan dipenuhi oleh item-item yang tidak ditemukan dalam game battle royale lain. Desain karakternya juga terasa sangat berbeda dengan PUBG, lebih mirip ke game RPG sciene fiction.

Download Last X : One Battleground One Survivor for Android

Free Fire – Battlegrounds

Dari semua game dalam daftar ini, game inilah yang sebenarnya paling pertama saya ketahui mencoba membawa genre battle royale ala PUBG ke perangkat mobile. Dikembangkan oleh 111dots Studio, game ini menawarkan 50 pemain dalam satu map yang berukuran sangat pas menurut saya, tidak terlalu luas sehingga pace game terasa lambat, tapi juga tidak terlalu sempit yang bisa membuat pemain tidak punya waktu untuk mengumpul item.

Performa gamenya juga sangat stabil walau dengan tekstur yang terasa masih rendah. Core gameplay-nya bukan sekedar kloning dari PUBG, tapi merupakan pengalaman battle royale namun yang disesuaikan untuk perangkat mobile dengan pace yang lebih cepat. Semi-assisted aim pada game ini mungkin terasa kurang adil atau tidak menyenangkan bagi beberapa pemain, tapi saya rasa hal itu bukan masalah besar karena fitur ini justru terasa sangat pas untuk perangkat mobile. Hal lain yang membuat saya senang pada game ini adalah perkembangannya yang semakin lama semakin matang.

Download Free Fire – Battlegrounds for Android

Masalah Game Battle Royale di Android

Battle Royale adalah sebuah genre yang baru-baru ini saja menjadi populer, walau sudah cukup lama dikenal di PC, genre ini baru mulai dikenal secara lebih luas secara umum. Untuk game-game battle royale pada perangkat mobile khususnya Android, ada beberapa masalah yang umumnya akan dihadapi.

Dibandingkan dengan game serupa di PC

Apa yang saya maksud bukan dalam konteks mencontek atau plagiat. Ketahuilah bahwa kemampuan PC dan perangkat mobile berbeda jauh. Memang dengan teknologi yang semakin pesat, bukannya tidak mungkin perangkat mobile bisa setangguh PC, tapi hal itu belum terjadi. Jadi, apa yang bisa dilakukan di PC, belum tentu bisa dilakukan di perangkat mobile.

Game-game battle royale di mobile sebagian besar merupakan game free to play yang hanya mengandalkan iklan atau microtransaction untuk mendapat keuntungan.  Tim developer untuk game mobile pun cenderung berukuran lebih kecil dari game PC untuk kelas game Triple A.

Lalu, intinya? Saya sadar bahwa player berhak untuk memberikan saran atau bahkan masukan terhadap developer, tapi bukan berarti semua saran dan masukan itu bisa diterapkan ke dalam game. Terkadang, bukannya sang developer tidak mau, tapi mereka dibatasi oleh banyak hal, mulai dari sumber daya hingga teknologi. Saya sendiri sudah melihat di banyak sosial media para developer game battle royale untuk mobile ini, dimana pemain meminta fitur-fitur yang saya rasa akan sulit diterapkan atau setidaknya akan memakan sumber daya yang cukup besar. Jadi, untuk para player, silakan berharap, tapi tolong jangan terlalu banyak.

Player yang memakai emulator

Saya pribadi ragu menyebut pemain yang memainkan game mobile di PC sebagai cheater, karena tidak semua dari mereka menggunakan cara-cara curang melalui PC. Sebagian dari mereka hanya mengubah cara bermain dari menggunakan touchscreen menjadi keyboard dan mouse. Tapi, khsusus untuk game shooter, ada alasan mengapa server konsol dan PC tidak pernah digabung.

Pemain yang bermain di PC menggunakan keyboard dan mouse umumnya memiliki presisi dan akurasi yang jauh lebih baik dibandingkan pemain yang bermain di konsol atau mobile. Hal itulah yang menyebabkan mengapa game di PC biasanya tidak menggunakan assissted-aim, sementara di konsol dan mobile biasanya diterapkan. Lalu, sekarang bayangkan bagaimana tidak adilnya jika satu pemain menggunakan PC (emulator) sementara pemain lain menggunakan touchscreen?

Manfaat Rempah Untuk Gula Darah
Resep Membuat Kue Putri Salju
Cara Mengobati Flu dengan Cepat
Ingin Memiliki Mobil Sebelum Usia 30 Tahun? Tentu Saja Bisa!
Ini Dia Manfaat dari Membaca Berita Ekonomi Indonesia Terlengkap
Hati-Hati! 4 Penyakit Ini Ternyata Berbahaya Bagi Pengemudi Mobil
Selain Ilija Spasojevic, Ini 4 Pemain Sepakbola yang Tinggal Menuggu Jadi WNI
5 Momen Pertama yang Jangan Sampai Dilewatkan Sebagai Orangtua
Battle Royale di Android
Kesan Bermain Path of Exile dan Grim Dawn
Loadout : Kenangan dan Kesalahan Sebuah Game Free-to-Play
Review LIT High Performance In-ear Earphone dari SOUL
VG Lore : Petal
VG Lore : Flicker
VG Lore : The Rise of the Star Queen
VG Lore : Baron