Balik Lagi ke Vainglory

Pada Februari 2017, Super Evil Mega Corp (SEMC), developer dari Vainglory membeberkan rencana-rencana besar mereka dalam setahun mendatang dan salah satunya adalah Vainglory 5v5. Hari ini, 13 Februari 2018, SEMC menepati janjinya dengan merilis Vainglory 5v5 secara global setelah beberapa bulan berada pada tahap beta testing.

Selama kurang lebih 3 bulan terakhir, saya pribadi lebih sering memainkan Arena of Valor (AOV) dibanding Vainglory. Alasannya karena saya memiliki tim untuk diajak bermain, sementara di Vainglory, saya selalu bermain solo match dengan orang-orang asing. Tapi, setelah perilisan Vainglory 5v5, sepertinya saya akan kembali lagi ke Vainglory. Ada beberapa alasannya sih :

Level Cap yang Ditingkatkan

Saat mulai jarang bermain Vainglory beberapa bulan lalu, saya sudah mencapai level 30 dan memiliki semua hero. Jadi, bermain casual terasa kurang memberikan reward sementara bermain ranked terasa melelahkan karena saya bermain solo queue.

Pada update 2.12, level cap ditingkatkan menjadi 40 dan hal itu memberikan saya sesuatu untuk dikejar. Jadi, baik casual match, ranked match bahkan mode-mode singkat seperti Blitz dan Battle Royale tetap memiliki tujuan, yaitu meningkatkan level.

5v5 Bukan Lagi Tentang Mechanical Skill

Kalau diperhatikan, Vainglory 3v3 hampir 70% merupakan mechanical skill dan hanya 30% strategi. Strategi itu pun hanya terbatas pada draft dan penempatan scout trap (ward) saja. Lihat saja pemain-pemain terbaik dunia seperti VONC, FlashX, IraqiZorro, DNZio, oldskool, dll, mereka semua punya mechanical skill yang luar biasa secara individu.

Permainan pertama saya pada Vainglory 5v5 seakan menghapus semua pengalaman yang saya pelajari dari Vainglory 3v3. Mode 5v5 bukan lagi sekedar mechanical skill tapi juga strategi. Strategi yang sangat umum di game MOBA lain seperti split push, ganking, baiting dan masih banyak lagi.

Penambahan dua lane dan dua pemain membuat Vainglory terasa sangat berbeda dan terasa semakin mirip dengan MOBA yang diketahui banyak orang, sebuah game yang bukan hanya berfokus pada kemampuan individu, tapi juga strategi tim.

Vainglory 3.0

Walau sudah dirilis secara global, Vainglory 5v5 belumlah sempurna. Masih banyak PR yang harus dilakukan oleh developer. Mulai dari mengoptimasi map dan jungle, mempermudah player berkomunikasi in-game dan lobby, dan yang paling saya tunggu-tunggu, mempermudah content creator.

Update ini juga menandakan Vainglory 3.0, versi yang saya pribadi harapkan jauh lebih baik, lebih seimbang dan tentu saja lebih menyenangkan untuk dimainkan.