Catatan

Alasan Kenapa Seseorang Menonton Orang Lain Bermain Game di Youtube

Sebagai seseorang yang suka bermain video game, saya sadar sekali bahwa bermain video game merupakan sebuah pengalaman pribadi yang tentu tidak akan pernah sama antara satu orang dengan orang lainnya. Inilah salah satu alasan mengapa game-game bergenre RPG dan Open-World sangat tinggi peminatnya, karena banyak orang-orang yang menginginkan mendapat pengalaman yang unik dari bermain game.

Hal ini juga berlaku untuk game-game bergenre multiplayer dan competitive, mereka yang menyukai game ini juga mendapatkan pengalaman yang berbeda dalam setiap babak yang dimainkan. Inilah mengapa game-game bergenre MOBA, Multiplayer FPS, Fighting dan Racing juga tidak pernah mati, karena setiap babak, setiap ronde, setiap lap, tidak pernah sama.

Sekitar tahun 2010, Youtube secara perlahan-lahan menjadi tempat dimana orang-orang bukan hanya menonton musisi, tutorial atau video lucu lagi, tapi menjadi tempat dimana kita menonton ORANG LAIN bermain game. Lalu, kemana sebenarnya keinginan mendapat pengalaman unik saat bermain game? Dan, kenapa menghabiskan waktu menonton orang lain memainkannya? Kenapa tidak memainkannya sendiri?

Karakter dari Youtubernya

Contoh paling sederhananya adalah PewDiePie. Menurut dia sendiri, pada masa awalnya sebagai Youtuber, merekam momen saat bermain game dan menguploadnya ke Youtube bukanlah yang “biasa” dan justru terkesan aneh saat teman-temannya menonton, sangat berbeda dengan saat ini. Tapi, semakin lama, orang-orang mulai menyukai karakter PewDiePie yang terkesan sok cool tapi juga sangat ekspresif.

Ada banyak alasan kenapa sebuah channel disukai, mungkin karena konten yang disajikan, informasi yang diberikan atau karakter dari Youtubernya itu sendiri. Dan sebagai sebuah genre yang tergolong “sempit”, video seputar video game harus bisa bersaing secara karakter untuk bisa memenangkan persaingkan di Youtube.

Bahan Perbandingan atau Analisa Sebelum Membeli / Bermain

Sekarang ini, Youtube adalah “gudang spoiler” untuk game-game terbaru. Tidak lebih dari 7 hari setelah dirilis, biasanya sudah ada orang yang mengupload keseluruhan walkthrough dari sebuah video game ke Youtube. Bagi orang yang sudah mengidamkan untuk mendapatkan pengalaman bermain yang unik, tentu “dihujani spoiler” tidak akan menyenangkan.

Tapi, disisi lain, video-video seperti ini biasanya dijadikan bahan perbandingan atau analisa oleh mereka yang ingin membeli atau bermain sebuah game dan tidak terlalu keberatan dengan sedikit spoiler. Hal yang biasa dibandingkan adalah bagaimana kualitas grafis, tampilan UI, kontrol dan jalannya cerita. Pada kasus yang lebih ekstrim, beberapa orang bahkan menonton sebuah game sampai selesai untuk mendapatkan kesimpulan apakah game yang ditonton memiliki replay ability yang baik dan sepadan dengan harganya.

Belajar atau Mendapatkan Tutorial dan Tips

Alasan satu ini biasanya banyak dilakukan pada genre-genre game yang competitive dan memang memerlukan skill atau pengetahuan lebih untuk bisa menjadi lebih baik. Youtube dipenuhi video-video tentang tutorial dan tips untuk menjadi lebih baik dalam bermain sebuah game.

Beberapa Youtuber bahkan membuat seri video yang memberikan tutorial dan tips dari yang paling mendasar hingga tingkat lanjut dan biasanya hal itu didasari oleh pengalaman pribadinya saat bermain game. Dan, Youtuber yang memberikan tutorial atau tips semacam ini juga biasanya memiliki komunitas subscriber yang sangat mendukung dan bersedia menjawab pertanyaan orang lain mewakili sang Youtuber.

Masalah Keuangan

Secara sederhana, semua masalah dibawah ini berhubungan dengan uang dan inilah salah satu alasan kenapa banyak orang terpaksa hanya menonton orang lain bermain game di Youtube.

  • Tidak punya konsol. Beberapa game memang saat ini diikat eksklusif pada sebuah konsol dan hal ini biasanya menjadi protes bagi mereka yang bermain di PC.
  • Spesifikasi PC tidak cukup. Bermain di PC pun tidak menjamin bisa bermain dengan menyenangkan karena perkembangan industri game dan PC biasanya bergandengan tangan dan berjalan sangat-sangat cepat.
  • Game orisinal terlalu mahal. Game AAA saat ini biasanya dijual diatas harga Rp.500.000 dan angka tersebut bukanlah harga yang murah, apalagi bagi yang belum bekerja.
  • Tidak ada bajakannya. Ketika harga game orisinal terlalu mahal, banyak orang biasanya memilih menjadi ‘petani’, namun kehadiran DRM dan Denuvo belakangan menyulitkan mereka.

Related Incoming Search Term:

Resep Membuat Kue Putri Salju
Cara Mengobati Flu dengan Cepat
Ingin Memiliki Mobil Sebelum Usia 30 Tahun? Tentu Saja Bisa!
Cara Terbaik Merekam Game di Android
Hati-Hati! 4 Penyakit Ini Ternyata Berbahaya Bagi Pengemudi Mobil
Selain Ilija Spasojevic, Ini 4 Pemain Sepakbola yang Tinggal Menuggu Jadi WNI
5 Momen Pertama yang Jangan Sampai Dilewatkan Sebagai Orangtua
Inilah Komponen pada Kulkas dan Fungsi Tiap Bagiannya
Loadout : Kenangan dan Kesalahan Sebuah Game Free-to-Play
Review LIT High Performance In-ear Earphone dari SOUL
Kesan Bermain Tyranny
Review HP Gaming Headset H300
VG Lore : Petal
VG Lore : Flicker
VG Lore : The Rise of the Star Queen
VG Lore : Baron