4 Penyebab Kulit Kering yang Jarang Diketahui

Banyak orang umumnya mengetahui bahwa penyebab kulit kering adalah kurangnya kelembaban pada permukaan kulit yang disebut epidermis. Penyebab kulit kering umumnya bermacam-macam mulai dari udara yang kering hingga tubuh yang kekurangan cairan. Hingga cara mengatasi kulit kering yang umum dilakukan orang-orang adalah mengolesikan pelembab kulit dan minum lebih banyak air.

Kulit kering memang bukan sesuatu yang mengkhawatirkan. Tapi, pada beberapa kasus kulit kering yang tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan terjadi infeksi bakteri hingga eksim yang tentu akan mengganggu penampilan penderitanya. Walau umumnya lebih banyak dialami oleh orang tua, tapi bukan berarti orang-orang berusia muda bisa bebas dari kulit kering.

Disamping udara yang kering dan kurangnya cairan dalam tubuh, ada beberapa penyebab kulit kering yang jarang diketahui banyak orang.

Parfum / Pewangi

Pewangi yang terdapat pada deodoran dan produk perawatan kulit lainnya punya kecenderungan mengiritasi kulit kering dan membuatnya lebih buruk. Saat menggunakan produk perawatan kulit, teliti labelnya terlebih dahulu. Walau lotions dan creams adalah sesuatu yang umum, tapi ketika dicampurkan dengan pewangi, efeknya bisa menjadi kurang baik pada kulit. Pilihlah produk yang berisi bahan-bahan alami seperti cokelat, vanilla, madu dan bahan lainnya.

Sabun

Pernahkah membaca artikel yang mengatakan bahwa para ilmuwan menyarankan untuk tidak mandi setiap hari? Bukan tanpa alasan, karena mandi dengan sabun adalah cara tercepat untuk menghilangkan kelembaban kulit dan menjadikannya kering. Karena pada dasarnya kulit manusia memiliki mekanisme sendiri untuk membersihkan diri, yang perlu benar-benar dibersihkan setiap hari daerah-daerah yang menjadi favorit bakteri seperti ketiak dan sela-sela jari kaki.

Lalu, apakah harus berhenti mandi setiap hari? Tidak. Jika merasa kurang nyaman dengan pilihan tidak mandi setiap hari, maka pilihlah sabun yang terdiri dari bahan-bahan alami dan tidak mengandung detergents.

Genetik

Penelitian terbaru oleh ahli dari University of Dundee, Skotlandia menemukan mutasi pada gen yang mengontrol produksi protein bernama filaggrin, yang berperan untuk melembabkan kulit dapat memicu masalah pada kulit. Orang-orang dengan mutasi ini menderita kulit yang lebih kering dan punya potensi yang lebih besar untuk menderita eksim.

Jika kulit kering dialami oleh banyak orang dalam keluarga, maka sangat penting untuk selalu mengoleskan pelembab berbahan alami dan minum air yang cukup.

Obat Jerawat

Beberapa bahan kimia yang umum digunakan untuk mengobati jerawat seperti retinol, asam glikolat, asam salisilat, dan peroksida benzoil memiliki potensi untuk menjadikan kulit kering. Tapi, bukan berarti harus berhenti menggunakannya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan.

  • Pertama, dibandingkan menggunakan obat jerawat setiap hari, gunakanlah selang beberapa hari sekali.
  • Kedua, berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapat obat dengan efek yang tidak menyebabkan kulit menjadi kering.
  • Ketiga, gunakanlah obat jerawat terlebih dahulu kemudian dilapisi dengan pelembab. Hal ini akan mengurangi efek kering pada kulit yang disebabkan oleh obat tersebut.

Itulah beberapa penyebab kulit kering yang jarang diketahui oleh banyak orang. Terlihat sepele memang, tapi jika dibiarkan maka bisa berdampak buruk bagi orang-orang yang mengalami kulit kering dan terus melakukannya.